Senin, 25 Juni 2012

Lama sekali ya saya tidak membuat post :D
nah ini sa'at ny :D

sedikit curhat dri saya :D

kemarin aku liburan  keluar kota nah sebelum aku sampai di sana aku call my sister (ciee bake bhasa gituan) hahaa..
"kakaa ku yg cantik ,baik hati dan tidak sombong, haahaa :D .  aku nitip ya beliian aku novel yg bisa bikin aku nangis tersedu-sedu ya :D " said me
"iya-iya de " kata kk ku :D


sampai di sana kk ku memberikan ku sebuah novel yang berjudul


Gadis Kecil di Tepi Gaza



Oleh : Vanny Chrisma W
Ukuran : 14x20cm
Penerbit : DIVA

nah Lengkap kan :D









nih sinopsis ny aku tuliskan ya :)


Seorang gadis bernama Palestine, yang berusia 11 tahun, menjadi salah satu dari korban agresi militer Israel di Gaza pada tanggal 27 Desember 2008. Sebuah rudal telah menghancurkan rumah Palestine serta menewaskan ibu dan dua saudaranya pada saat mereka berada di dalam rumah. Sedang ayah Palestine telah memutuskan untuk menjadi seorang Hamas sebelum terjadi agresi Desember itu.
Akibat agresi Israel tersebut, Palestine menjadi sebatang kara dan harus tinggal di kamp pengungsian Jabaliyah, Gaza, selama beberapa waktu. Di sana, ia bertemu dengan seorang pemuda bernama Yanaan, yang memimpin anak-anak pengungsi lain di Jabaliyah. Yanaan sangat menyukai sosok Palestine yang terkenal kuat dan gigih. Palestine juga bertemu dengan Adeeba, salah satu dari korban kekejian Israel, yang baru kehilangan ibunya. Adeeba, gadis berusia delapan tahun dan memiliki indera keenam itu dapat melihat masa depannya.
Di mata Adeeba, ia bisa melihat Palestine yang nantinya akan terkena tembak oleh serdadu Israel ketika mereka melakukan aksi lempar kotoran kuda yang dibentuk menjadi seperti batu.
Bagaimana kehidupan Palestine setelah keluar dari kamp pengungsian? Benarkah ramalan Adeeba itu benar-benar akan menimpa Palestine?


Palestine, Anakku, Perjuanganmu Masih Panjang, Hapuslah Air Matamu...

Allah, di manakah ibuku?Duri-duri pasir mengubur semua kehidupan. Allah, di manakah ayahku?Hamparan pasir nan luas, seolah menutup mata. Allah, di manakah aku harus berdiam?Ditutup sebuah benteng yang kokoh; menahan rasa lapar dan lilitan perut; berapa sisa umurku? Katakan...


*************************************************************

Sungguh sebuah novel yang siap menggedor-gedor sisi kemanusiaan Anda!

nah tertarik kan , buruan belii ,,,,
:D



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar